Rabu, 05 Juni 2013

jarak bukan halangan untuk kita :)


Jarak sejauh apapun tak kan mampu membuat kita bertingkah dan bergerak lebih dari apa yang kita ingin kan. Dan karna jaraklah yang seakan-akan aku dan kamu gak punya ruangan khusus untuk saling  mengobrol juga saling menatap. Rasanya sakit jika jaraklah yang menjadi penyebab kita tidak banyak bertemu sekedar untuk menatap dan melepas rindu. Setiap hari, kita menahan rindu yang setiap detakan jarum detik jam di tanganku berdetak dan rindu itu pun tak kunjung mereda. Inikah cara tuhan untuk menguji cinta kita berdua? Haruskah jarak ratusan kilometer yang menjadi medianya ?

Aku membayangkan bila kamu bisa berada di sampingku dan merasakan apa yang aku rasakan. Mungkin tidak akan ada air yang jatuh dari mataku ini. ketika hanya tulisan dan suara yang bisa menguatkan kita, aku hanya bisa membayangkan keinginanku untuk melepas rindu.

Apa yang kita pertahankan selama ini? Apa yang kita lihat sejauh ini? Sekuat apa rasa cinta kita? Menahan dan mempertahankan, dan kadangkala memicu pertengkaran. Tapi... itulah manisnya jarak, dari jaraklah kita saling menyadari, tidak ada cinta tanpa perasaan terluka, dan tidak ada cinta tanpa kerindu.

Jarak ratusan kilometer tidak ada artinya jika kita masih mengeja nama yang sama, memikirkan perasaan orang yang sama. Apa arti sebuah jarak bila kita masih sangat mungkin mempertahankannya? Kita jarang saling berpandangan, jarang sekali menggenggam tangan, dan sangat jarang saling bertemu. Namun, percayalah, walaupun tidak saling bersentuhan dan menatap bukan berarti cinta aku akan rapuh dan cinta kita punya banyak kekurangan.

Apa yang kucari dan apa yang kamu cari? Tak ada, kita masih meraba-raba apa itu cinta dan bagaimana kekuatan itu bisa membuat kita bertahan. Rasa cemburu, rasa ragu, dan rasa rindu sebenarnya adalah pemanis. Tidak ada hal yang sangat berat, jika kita melalui berdua; melewatinya bersama.

Tidak ada komentar: