Selasa, 20 Januari 2015

Kalian

Ya kalian yang sekarang lebih terasa dekat. Entah hanya aku yang merasa kalian dekat atau kalian juga merasakannya. Dulu, aku pernah bertanya pada sahabatku, "apa kamu menyukai lelaki yg sepertinya ?" Dan ia bilang "gue gak suka sama dia." Tapi kenyataan itu berbanding terbalik dengan apa yang aku dengar dari teman teman mu yg lain. Dan aku pernah bertanya pada seorang lelaki yang pernah mengisi kanvas kehidupanku  "apa kamu menyayangiku ?" Dan ia berkata "aku sayang sama kamu." Dan saya bilang "kalau kamu sayang sama aku, aku mohon sama kamu, pacarilah sahabatku sayangi dia seperti kamu sayang sama aku." Dan ia membalas perkataanku "kenapa begitu? Apa aku kurang dimatamu ?" Aku hanya berkata "dia menyukaimu, aku gak mau membuatnya cemburu. Aku takut kalau kita jadian persahabatan aku sama dia jadi berantakan." Lelaki itu pun menjawab "apa harus seperti itu mencintai seorang wanita yang memikirkan seorang sahabatnya?" Aku terdiam, tak tahu harus berkata apa. Aku bingung, karena aku pun sebenarnya tidak mau dia dipelukan orang lain, tapiiii.... sahabatku lebih memembutuhkan dia. Lelaki itu pun bertanya kembali  "kamu sayang sama aku ?" Aku kembali terdiam dalam keresahan ini dan menganggukkan kepala serta berbicara dalam hati "aku sayang sama kamu, aku takut untuk bersamamu, aku takut persahabatan ku dengannya hancur, aku takut itu semua terjadi." Dan aku berkata pada lelaki itu "aku mohon, dia menyukaimu.kasihilah dia seperti kamu mengasihi aku.sayangilah dia seperti kamu menyayangiku. Aku mohon. Aku sayang kamu." Dan lelaki itu pun menjawab "jika itu yang kamu inginkan, aku akan melakukannya. Tapi, aku tidak akan berjanji untuk mengasihinya dan menyayanginya sama seperti aku mengasihi dan menyayangi dirimu."

Terima kasih ka, kamu mau melakukan itu walaupun hati ini tesiksa, tapi aku bahagia melihat sahabatku tersenyum karena mu.
Kalian. Ya kalian yang sekarang lebih terasa dekat. Entah hanya aku yang merasa kalian dekat atau kalian juga merasakannya. Dulu, aku pernah bertanya pada sahabatku, "apa kamu menyukai lelaki yg sepertinya ?" Dan ia bilang "gue gak suka sama dia." Tapi kenyataan itu berbanding terbalik dengan apa yang aku dengar dari teman teman mu yg lain. Dan aku pernah bertanya pada seorang lelaki yang pernah mengisi kanvas kehidupanku  "apa kamu menyayangiku ?" Dan ia berkata "aku sayang sama kamu." Dan saya bilang "kalau kamu sayang sama aku, aku mohon sama kamu, pacarilah sahabatku sayangi dia seperti kamu sayang sama aku." Dan ia membalas perkataanku "kenapa begitu? Apa aku kurang dimatamu ?" Aku hanya berkata "dia menyukaimu, aku gak mau membuatnya cemburu. Aku takut kalau kita jadian persahabatan aku sama dia jadi berantakan." Lelaki itu pun menjawab "apa harus seperti itu mencintai seorang wanita yang memikirkan seorang sahabatnya?" Aku terdiam, tak tahu harus berkata apa. Aku bingung, karena aku pun sebenarnya tidak mau dia dipelukan orang lain, tapiiii.... sahabatku lebih memembutuhkan dia. Lelaki itu pun bertanya kembali  "kamu sayang sama aku ?" Aku kembali terdiam dalam keresahan ini dan menganggukkan kepala serta berbicara dalam hati "aku sayang sama kamu, aku takut untuk bersamamu, aku takut persahabatan ku dengannya hancur, aku takut itu semua terjadi." Dan aku berkata pada lelaki itu "aku mohon, dia menyukaimu.kasihilah dia seperti kamu mengasihi aku.sayangilah dia seperti kamu menyayangiku. Aku mohon. Aku sayang kamu." Dan lelaki itu pun menjawab "jika itu yang kamu inginkan, aku akan melakukannya. Tapi, aku tidak akan berjanji untuk mengasihinya dan menyayanginya sama seperti aku mengasihi dan menyayangi dirimu."

Terima kasih ka, kamu mau melakukan itu walaupun hati ini tesiksa, tapi aku bahagia melihat sahabatku tersenyum karena mu.